Sy bukan pengamat politik, bukan pula anggota parpol atw anggota legislatif, sy hanya org yg turut berduka cita dengan nasib negara ini. Maaf kalo tulisan sy ini sotoy atw so tahu.
Ceritanya gini....
Negara ini sudah kacau. Sekarang akan diperparah dgn akan dinaikannya harga BBM oleh pemerintah. Sontak banyak org yg kecewa, marah,dan perdebatan terjadi di sana-sini.
Sudah pasti banyak org yg tidak setuju dg naiknya harga BBM, dan kebanyakan adalah kalangan menengah ke bawah. Udah harga minyak tnah naik, harga-harga naik, BBM pun akan naik pula. Pada awal-awal diangkat menjadi presiden SBY berkata bahwa BBM tidak akan naik hingga tahun 2009. Tapi, apa yg akan terjadi jika BBM akan dinaikkan pada tahun ini? Sudah pasti cara yang dilakukan pemerintah adalah mengurangi subsidi BBM sedikit demi sedikit.
Pihak yang setuju untuk menaikkan harga BBM beralasan bahwa hal tsb harus dilakukan untuk menyelamatkan dana APBN yang semakin berkurang. Atw dngan kata lain, untuk bayar UTANG
Pihak yg tidak setuju beralasan lain. Mereka mengatakan bahwa masih ada jalan lain untuk menyelamatkan dana APBN selain menaikkan harga BBM. Sy tdk tahu pasti apa saja, tp antara lain berkaitan dg ekspor-impor, pajak bangunan dll.
Lalu, bagaimana kita menanggapinya? Kalo sy sih... terserah aja lah.... Tanpa BBM sy tetep hidup...
yang musti kita lakuin adalah hemat energi, sebagai anak muda berpendidikan kita bisa cari energi alternatif, jd ga tergantung ma BBM. selain manfaat buat kita jg buat orla,,,
Kebijakan ini salah satunya karena penerapan sistem ekonomi neo-liberalisme yang mengharamkan subsidi....jadi menurutku bukan semata-mata karena harga minyak di dunia naik...jadi kita juga harus punya sistem 'ekonomi alternatif'...(dan cara berfikir alternatif)..tapi untu itu kita butuh keberanian..karena pasti akan 'dihajar' habis-habis oleh para penganut faham 'neo-lib'..(termasuk para mentri dan mayoritas ekonom kita) Berani nggak??? kalo nggak tidur aja di rumah...